Sosialisasi Anti-bullying Di SDN 07 Tulang Bawang Udik
Kegiatan sosialisasi anti-bullying telah dilaksanakan di SDN 07 Tulang Bawang Udik sebagai upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari tindakan perundungan. Program ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam melindungi hak-hak siswa dan membangun karakter positif generasi muda yang saling menghormati dan menghargai satu sama lain.
Acara sosialisasi ini diselenggarakan di ruang perpustakaan SDN 07 Tulang Bawang Udik dengan dihadiri oleh seluruh siswa kelas yang antusias mengikuti kegiatan. Turut hadir dalam kegiatan ini adalah kepala sekolah, guru-guru pendamping, tim penyuluh dari pihak terkait, serta perwakilan komite sekolah yang memberikan dukungan penuh terhadap program pencegahan bullying di lingkungan sekolah.
Materi sosialisasi yang disampaikan mencakup pemahaman tentang apa itu bullying dan berbagai bentuknya, mulai dari bullying verbal, fisik, hingga cyberbullying. Para siswa diberikan edukasi mengenai dampak negatif bullying terhadap korban, baik secara psikologis maupun fisik, serta bagaimana tindakan perundungan dapat mempengaruhi prestasi belajar dan kesehatan mental anak. Selain itu, siswa juga diajarkan cara mengenali tanda-tanda bullying, bagaimana melindungi diri sendiri dan teman dari tindakan perundungan, serta pentingnya melaporkan kepada guru atau orang tua jika menemui atau mengalami tindakan bullying.
Suasana kegiatan berlangsung sangat interaktif dan penuh semangat. Para siswa duduk rapi di lantai perpustakaan dengan wajah ceria dan antusias mendengarkan penjelasan dari narasumber. Mereka juga aktif bertanya dan berbagi pengalaman terkait topik yang dibahas. Di akhir sesi, seluruh siswa dan guru berfoto bersama sambil membentuk simbol "love" dengan tangan mereka, menunjukkan komitmen bersama untuk saling menyayangi dan menghormati sesama. Salah satu siswa juga membawa poster bertuliskan "SAY NO TO BULLYING" sebagai bentuk dukungan terhadap kampanye anti-bullying.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa tentang bahaya bullying, membangun empati dan kepedulian terhadap sesama, menciptakan budaya sekolah yang positif dan saling mendukung, serta memberikan siswa pengetahuan dan keterampilan untuk mencegah dan menghadapi bullying. Program ini juga diharapkan dapat melibatkan peran aktif seluruh warga sekolah, termasuk guru, orang tua, dan masyarakat dalam mencegah tindakan perundungan.
Melalui sosialisasi anti-bullying ini, diharapkan para siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang peduli, menghargai perbedaan, dan memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Lingkungan sekolah yang bebas dari bullying akan menciptakan suasana belajar yang kondusif, sehingga setiap anak dapat berkembang secara optimal tanpa rasa takut atau tertekan. Semoga program ini menjadi langkah awal yang berkelanjutan dalam membangun generasi yang berakhlak mulia, saling menghormati, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan. Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan sekolah yang aman dan ramah anak.
Dokumentasi kegiatan